Cara Mengaktifkan Rekening BRI yang Sudah Mati

Pernah tiba-tiba mengalami nomor rekening BRI berstatus tidak aktif? Hal seperti ini biasanya disebabkan karena rekening tidak pernah dipergunakan untuk melakukan transaksi dalam jangka waktu yang begitu lama. Cara mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati adalah solusi dari permasalahan tersebut.

Dengan begitu, rekening BRI Anda yang sebelumnya tidak aktif menjadi aktif kembali dan bisa digunakan untuk transaksi. Selain itu, pastikan dulu untuk melakukan pengecekan dulu untuk mengetahui rekening masih aktif, dalam masa dorman, pasif, atau benar-benar sudah mati.

Jika ingin segera mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati milik Anda, jangan lupa juga untuk mempersiapkan syarat-syaratnya, Lalu sebenarnya bagaimana cara pengecekan, persyaratan, dan cara mengaktifkan kembali nomor BRI itu? Cek saja penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Rekening BRI Bisa Sampai Tidak Aktif

Sebelum membahas tentang cara mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati, sebaiknya ketahui dulu penyebabnya. Bisa jadi sebagian besar dari Anda akan kaget mendapati rekening bank BRI sudah tidak dapat dipakai untuk transaksi. Faktanya, hal seperti ini cukup biasa terjadi.

Namun tetap saja, Anda juga perlu mengetahui apa penyebabnya. Faktor utama rekening BRI sampai mati atau tidak aktif adalah karena tidak Anda gunakan bertransaksi dalam jangka waktu cukup lama. Mungkin Anda lupa, atau memiliki rekening bank BRI jenis lain dan lebih sering menggunakannya.

Anda sepertinya sudah tahu, karena pada umumnya diinformasikan oleh CS ketika Anda membuat rekening bank BRI pertama kali. Bahwa setiap rekening BRI itu memiliki masa aktif jika tidak pernah dipergunakan.

Biasanya, sebelum mendapatkan status tidak aktif atau mati, rekening tabungan BRI baik itu BritAma maupun Simpedes terlebih dahulu akan berstatus dormant. Setelah itu akan berubah menjadi pasif dan terakhir berstatus mati atau tidak aktif.

Sebagai Informasi saja, untuk rekening BRI BritAma dan Simpedes itu memiliki masa aktif sendiri-sendiri. Sehingga jika tidak dipakai dalam kurun waktu tertentu akan langsung berubah statusnya dari mulai dormant, pasif, sampai mati seperti penjelasan tadi. Berikut masing-masing penjelasannya:

  • Rekening BritAma akan berubah statusnya menjadi dormant apabila saldo yang dimiliki nasabah di bawah saldo minimum. Selain itu, sudah tidak pernah melakukan transaksi selama 540 hari berturut-turut. Kemudian akan berubah menjadi rekening pasif saat hari ke 540 + 1. Selanjutnya akan mati atau tidak aktif pada hari ke 541 + 1.
  • Rekening Simpedes bisa berubah statusnya menjadi dormant apabila saldo yang ada pada rekening tersebut di bawah saldo minimum.  Selain itu, sudah tidak pernah digunakan bertransaksi selama 365 hari berturut-turut. Kemudian akan berubah menjadi status pasif di hari 365 + 1. Berubah lagi menjadi rekening mati atau tidak aktif pada hari 366 + 2.

Untuk mudahnya sebenarnya begini, jika rekening tetap akan aktif apabila dalam rekening tersebut berisi saldo yang cukup. Setidaknya untuk membayar biaya-biaya bulanan. Bagian yang dipermasalahkan yaitu, pada rekening tersebut tidak berisi saldo untuk membayar biaya bulanan seperti administrasi dan lain-lain.

Cara Mengaktifkan Rekening BRI yang Sudah Mati

Kini Saatnya Anda mengetahui cara mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati atau statusnya tidak aktif. Tidak ada bedanya mengaktifkan rekening bank BRI atau bank lainnya yang sudah mati. Ada cara mengaktifkan rekening bank BRI yang non aktif via online dan offline.

Anda bisa mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan masing-masing cara. Setidaknya bisa memilih mana yang lebih menguntungkan buat Anda. Berikut penjelasan tentang bagaimana cara mengaktifkan kembali rekening bank BRI yang sudah tidak aktif.

Memastikan Dulu Bahwa Rekening BRI Memang Sudah Tidak Aktif

Langkah pertama sebaiknya Anda pastikan dulu rekening BRI Anda memang sudah tidak aktif atau belum. Pasalnya, banyak kasus yang terjadi nasabah bank BRI sudah datang ke kantor cabang untuk mengaktifkan kembali rekeningnya yang disangka tidak aktif. Padahal, saat dicek di sistem, rekeningnya masih aktif.

Hanya saja, ada beberapa kendala yang membuat rekening tidak bisa dipergunakan. Seperti misalnya rekening diblokir karena salah password, dan lain-lain. Kalau terjadi hal itu, tidak perlu mengaktifkan rekening. CS bisa membantu Anda untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Jadi perlu bagi Anda untuk memastikan jika rekening bank BRI Anda memang sudah benar-benar non aktif. Caranya adalah dengan mengetahui ciri-ciri rekening BRI yang telah dinonaktifkan oleh pihak Bank BRI. Berikut apa saja ciri-cirinya untuk bahan informasi Anda:

1. Rekening BRI Tidak Digunakan Dalam Waktu Yang Sangat Lama

Anda ingat-ingat lagi, apakah rekening BRI Anda memang sudah tak pernah dipergunakan lagi? Kalau dalam jangka waktu yang sangat lama tidak dipakai untuk transaksi, bisa jadi memang sudah dinonaktifkan oleh pihak bank BRI.

2. Rekening BRI Sudah Tidak Dipakai Dalam Kurun Waktu Tertentu

Berikutnya, Anda merasa jika rekening BRI memang sudah tidak dipakai dalam kurun waktu tertentu. Seperti yakin jika sudah satu tahunan lebih Anda tidak pernah membuka maupun menggunakannya sama sekali. Penyebabnya bisa karena lupa, atau dalam keseharian mempergunakan rekening BRI lain atau bank selain BRI.

3. Saldo Dalam Rekening Berada Di Bawah Saldo Minimum

Cek kembali atau paling tidak ingat-ingat berapa saldo yang ada pada rekening BRI Anda. Jika memang yakin di bawah saldo minimum, bisa jadi rekening bank BRI Anda memang sudah dinonaktifkan oleh pihak bank. Pasalnya, tidak bisa membayar biaya administrasi bulanan.

4. Muncul Keterangan “ Transaksi Ditolak oleh Bank Anda, Harap Hubungi Pihak Bank”

Coba gunakan kartu ATM Anda. Kemudian pergi ke mesin ATM BRI terdekat. Masukkan kartu ke mesin ATM, lalu pakai untuk transaksi. Misalnya melihat saldo akhir atau coba transfer. Jika nanti justru muncul keterangan “Transaksi Ditolak oleh Bank Anda, Harap hubungi pihak Bank” bisa jadi BRI sudah menonaktifkan rekening Anda tersebut.

5. Rekening Tidak Bisa Transfer atau Menerima Transfer Dana

Setelah itu coba cara lain. Misalnya Anda punya rekening bank lain, lalu coba lakukan transfer dana ke rekening BRI yang Anda kira non aktif tersebut. Jika pada pengirim dana ada notifikasi jika transaksi gagal, artinya benar jika rekening BRI Anda sudah non aktif.

Bukan hanya itu saja sebenarnya. Rekening BRI juga akan langsung berubah status menjadi non aktif apabila sudah tidak digunakan dalam waktu tertentu yang dihitung berdasarkan jenis tabungannya.

Selain itu, pada umumnya seluruh bank menetapkan status rekening tidak aktif jika sudah tidak memiliki saldo untuk ditarik. Apalagi kalau bukan untuk membayar biaya admin. Nantinya, status rekening akan langsung berubah menjadi dormant apabila sudah lewat dari 6 bulan.

Masing-masing penjelasan masa aktif rekening BRI sudah dijelaskan di awal tadi, tepatnya bagian penyebab rekening bisa jadi non aktif. Ada sedikit perbedaan jadi Anda tinggal mencocokan saja. Anda memegang rekening BRI Simpedes atau BritAma.

Saat rekening bank BRI sudah tidak aktif, maka rekening tersebut sudah tidak bisa dipergunakan untuk transaksi apa saja. Baik itu transaksi via online, melalui ATM, internet banking, hingga mobile banking.

Jika Anda mau semua transaksi bisa berjalan lagi seperti sedia kala, tidak ada cara kecuali Anda harus mengaktifkan kembali rekening tersebut. Tidak perlu khawatir, karena cara mengaktifkan rekening bank BRI yang non aktif atau sudah mati tidak seberapa sulit kok, bahkan cenderung mudah.

Menyiapkan Persyaratan Untuk Mengaktifkan Kembali Rekening Bank BRI

Jika Anda merasa sudah cukup yakin rekening BRI sudah non aktif, sebaiknya lakukan persiapkan lain. Salah satunya melengkapi segala persyaratan yang ditentukan oleh bank BRI. Ada beberapa syarat tertentu yang wajib Anda penuhi jika mau mengaktifkan rekening BRI dengan status non aktif.

Untuk itu, Anda harus menyiapkannya dulu supaya kedepannya proses pengaktifan kembali rekening bisa lebih lancar. Beberapa syarat yang perlu dipersiapkan yaitu sebagai berikut:

  • Kartu ATM Bank BRI sekaligus buku tabungannya. Walaupun Anda sudah lama tidak menggunakannya, Anda harus pastikan kedua dokumen ini ada karena menjadi syarat utama mengaktifkan rekening bank BRI yang mati.
  • KTP atau kartu identitas pemilik rekening bank. Jangan lupa juga siapkan KTP atau e-KTP dari pemegang rekening yang mau diaktifkan tersebut.
  • Persiapkan sejumlah uang untuk membayar setoran awal dan biaya lain-lain. Biaya yang perlu disediakan tidak terlalu mahal kok, jadi Anda tidak perlu khawatir.

Mungkin Anda penasaran tentang berapa jumlah uang yang perlu disiapkan untuk mengaktifkan rekening BRI non aktif. Jadi bisa dipersiapkan mulai awal sehingga bisa diproses lebih cepat.

Untuk aktivitas mengaktifkan kembali rekening BRI yang non aktif, Anda hanya perlu menyiapkan dana sebagai setoran awal sebesar Rp 100.000,- hingga Rp 500.000,- saja. Dana tersebut juga nantinya akan langsung menjadi tabungan Anda di rekening BRI kalau sudah aktif lagi.

Selain itu, siapkan sudah sejumlah uang untuk biaya materai. Tidak besar, hanya Rp 6.000,- atau Rp 10.000,- yang nantinya akan dipergunakan saat mengisi formulir. Apabila kurang jelas atau kurang yakin tentang persyaratan yang harus dipenuhi juga tak perlu khawatir.

Anda bisa langsung menghubungi pihak customer service dari bank BRI cabang terdekat. Sehingga dapat bertanya tentang syarat-syarat mengaktifkan kembali rekening tidak aktif. Supaya lebih jelas dan lengkap.

Cara Mengaktifkan Rekening BRI yang Sudah Mati Secara Offline dan Online

Tadi sudah sedikit disinggung tentang cara mengaktifkan rekening rekening BRI yang sudah mati itu dapat dilakukan dengan 2 cara. Anda bisa pilih mengaktifkan secara offline dengan datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat. Bisa juga via online yang mungkin Anda pertimbangkan jika tidak ada waktu ke kantor BRI. Berikut masing-masing penjelasannya:

Cara Mengaktifkan Rekening BRI Secara Offline

Jika memilih mengaktifkan rekening BRI yang mati atau non aktif secara offline, artinya Anda harus siap datang langsung ke kantor cabang terdekat. Sebelum berangkat, pastikan dulu telah membawa segala persyaratan yang dibutuhkan. Setelah itu, Anda tinggal ikuti saja langkah-langkah di bawah ini:

1. Datang Ke Kantor Cabang BRI

Langkah pertama, dengan membawa segala persyaratan yang sebelumnya sudah dibahas tadi, Anda bisa langsung cari kantor cabang BRI terdekat. Pilih yang sekiranya tak terlalu ramai, supaya antrian tidak terlalu lama. Untuk mengingatkan lagi syarat mengaktifkan kembali rekening BRI yang non aktif adalah KTP, ATM, buku tabungan BRI, serta uang tunai kurang lebih RP 500.000,-.

2. Ambil dan Tunggu Nomor Antrian

Apabila sudah sampai bank BRI, silahkan temui sekuriti. Biasanya mereka sudah pasti akan menanyakan keperluan Anda. Bilang saja mau mengurus rekening BRI yang non aktif. Nanti para security akan mengarahkan Anda untuk mengambil nomor antrian. Setelah itu, tinggal tunggu sampai saatnya Anda dipanggil.

3. Sampaikan Keluhan Pada CS

Jika sudah waktunya Anda dipanggil oleh customer service, silahkan langsung sampaikan keluhan Anda. Bagaimana Anda ingin mengaktifkan kembali rekening BRI yang sudah lama tidak digunakan. Sampaikan secara jelas dan detail pada petugas CS, supaya nanti prosesnya juga semakin cepat.

4. Serahkan Semua Syarat & Isi Formulir

Berikutnya, setelah Anda mengatakan semua keluhan dan tujuan kedatangan, biasanya petugas CS akan meminta syarat-syarat yang diperlukan. Maka tugas Anda adalah menyerahkan segala syarat yang dipersiapkan tadi pada CS.

5. Isi Formulir

Sambil menunggu petugas CS meneliti semua syarat yang Anda bawa, biasanya akan memberikan juga sejenis formulir. Anda harus mengisi formulir tersebut dengan lengkap dan jelas. Jika ada bagian yang tidak dimengerti, Anda bisa langsung bertanya pada petugas CS. Data yang diisikan juga harus benar tidak boleh sampai salah.

Pada bagian akhir jika Anda sudah mengisi semua data pada formulir tersebut, CS akan kembali memeriksanya. Apabila ada yang terlupa, Anda akan disuruh untuk melengkapinya. Namun, jika semua juga lengkap, Anda akan diinstruksikan untuk membubuhkan tanda tangan persetujuan.

6. Langkah Pemrosesan

Setelah Anda mengisi formulir berikut menandatanganinya, CS akan langsung memproses tujuan Anda tadi. Langkah pemrosesan untuk mengaktifkan kembali rekening yang sudah non aktif sebenarnya tidak begitu lama. Apalagi jika kebetulan semua persyaratan memang sudah Anda sediakan secara lengkap. Tunggu saja sampai petugas CS menyelesaikan tugasnya.

7. Menyetor Dana

Setelah itu, biasanya CS akan menginstruksikan Anda untuk menyerahkan dana sebesar Rp 100.000,-. Itu minimal, Anda boleh menyetor uang lebih dari itu. Bisa juga bergantung dengan jenis rekening yang mau diaktifkan, karena setiap rekening jumlah setoran awalnya kadang berbeda.

Setor saja sejumlah berapa minimal saldo awal yang diinstruksikan. Lagipula dana tersebut nanti akan menjadi saldo awal rekening Anda sendiri. Jadi semua tergantung dengan pilihan Anda sebagai nasabah.

8. Pengaktifan Rekening Berhasil

Dana sudah disetor, artinya rekening yang non aktif tadi sudah bisa Anda gunakan. Anda pasti telah bisa menggunakan rekening tersebut untuk bertransaksi. Baik tarik tunai, transfer, dan lain-lain.

Cara Mengaktifkan Rekening BRI Yang Sudah Mati Secara Online

Jika memang kurang terlalu yakin dengan cara offline, bisa Anda lakukan juga online juga kok. Jadi mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati atau nonaktif ini pun dapat diusahakan via online. Metodenya adalah dengan memanfaatkan layanan internet banking BRI.

Cara ini bisa dipilih ketika Anda tidak punya banyak waktu untuk antri ke customer service. Cara mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati secara online juga cukup banyak dipilih oleh nasabah.

Anda hanya perlu buka layanan internet banking, akan lebih baik jika Anda masih ingat berapa password dan usernamenya. Jika sudah berhasil membuka akses internet banking Anda, tinggal klik opsi “enable”. Sayangnya, dengan catatan Anda harus ingat password dan username internet banking Anda.

Bukan hanya itu saja kekurangan cara ini. Salah satunya adalah misalkan Anda perlu melakukan pengaktifan kembali melalui teller untuk menyetor saldo awal rekening. Pasalnya, ini tidak boleh dilakukan secara online. Harus menemui teller saat akan menyerahkan dananya.

Pada akhirnya, Anda akan sama saja harus datang ke bank, walaupun tidak harus menemui customer service. Melainkan langsung bertemu teller untuk setor dana setoran awal rekening. Artinya, datang ke kantor cabang atau kantor pusat BRI menjadi satu-satunya cara tepat untuk mengaktifkan kembali rekenening BRI yang non aktif.

Prosesnya cenderung lebih cepat, dan rekening Anda yang non aktif tadi langsung bisa dipergunakan. Bila ada yang tidak dimengerti juga bisa langsung ditanyakan. Anda tidak perlu menduga-duga sendiri dan malah berujung kesalahan.

Perlu diketahui, untuk rekening BRI yang statusnya sudah hangus, bank BRI akan mengarahkan membuat rekening baru. Yang bisa diaktifkan hanya yang berstatus dormant saja. Jika benar-benar hangus tidak ada cara lain kecuali membuka rekening baru seperti yang Anda lakukan saat awal dulu pertama kali.

Tips Supaya Rekening BRI Tidak Mati/Dormant?

Mengurus pengaktifan kembali rekening bank BRI yang sudah mati atau non aktif memang membutuhkan waktu dan tenaga. Jadi, ada baiknya Anda melakukan langkah antisipasi. Dengan begitu, tidak akan sampai terjadi rekening BRI non aktif atau statusnya dormant. Berikut tips yang bisa Anda terapkan:

1. Pastikan Saldo yang Mengendap Lebih Besar Dari Saldo Minimum

Setiap bulan, bank akan mengambil dana dalam rekening Anda untuk keperluan biaya admin. Sehingga, jika tidak mau rekening BRI Anda sampai kena status dormant atau non aktif, usahakan ada saldo yang mengendap dengan nominal lebih besar dari saldo minimum. Biasanya saldo minimum rekening BRI itu sebesar Rp50.000,-. Jadi, minimal lebih banyak dari nilai tersebut.

2. Gunakan Rekening BRI Sebagai Pembayaran Tagihan Bulanan

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan rekening BRI sebagai media pembayaran aneka tagihan bulanan. Misalnya seperti Indihome, listrik, air, telepon, cicilan, dan masih banyak lagi. Sehingga, Anda akan terus menggunakannya untuk transaksi.

3. Gunakan Rekening BRI Sebagai Tempat Menyimpan Uang

Walaupun sedikit, paling tidak manfaatkan rekening BRI Anda untuk tempat menyimpan uang. Misalnya tempat penyimpanan uang cadangan. Jadi, jika biasanya tiba-tiba Anda butuh dana dadakan, uang di tabungan BRI ini bisa Anda ambil.

4. Usahakan Saldo Dalam Rekening Tidak Sampai 0

Paling penting supaya rekening Anda tidak ditutup secara otomatis oleh BRI adalah usahakan berisi dana. Jangan sampai dibiarkan hingga 0 atau tak bersisa sama sekali. Kalau sudah begitu, walaupun status rekening Anda masih dormant sekalipun, tidak menutup kemungkinan BRI akan menutup rekening Anda tersebut.

Lalu Bagaimana Dengan Nasabah BRI Syariah?

Seperti yang diketahui, BRI Syariah sekarang sudah resmi bergabung dengan BNI Syariah dan Mandiri Syariah. Semua berubah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Jika Anda memang punya rekening BRI Syariah dan belum sempat migrasi ke BSI, kemungkinan besar sudah ditutup oleh bank rekening Anda.

Namun, jika sebelumnya sudah sempat migrasi ke BSI, dan telah lama tak digunakan, tentu masih bisa diurus untuk diaktifkan kembali. Caranya sama dengan ketika mengurus pengaktifan kembali rekening BRI yang sudah mati.

Lebih baik, Anda langsung datang saja langsung ke kantor cabang BSI terdekat. Katakan jika sebelumnya Anda sudah pernah migrasi BSI, namun karena sudah lama tidak bertransaksi kemungkinan jadi non aktif. Setelah itu minta pihak CS untuk membantu Anda bagaimana langkah selanjutnya.

Itu dia tadi bagaimana cara mengaktifkan rekening BRI yang sudah mati. Ada 2 cara yaitu secara offline dengan datang langsung ke kacab BRI terdekat atau via online. Walaupun sebenarnya tetap cara offline yang lebih direkomendasikan untuk Anda. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url