Cara Settlement EDC BCA Terlengkap 2022

Cara settlement EDC BCA - Electronic Data Capture (EDC) merupakan suatu mesin pembayaran yang sering digunakan untuk menerima pembayaran via kartu maupun e-wallet. Tentunya, penggunaan mesin ini terbilang efektif bagi penjual dan pembeli.

Melansir dari laman bca.co.id, mesin EDC bisa membantu dalam membuat report transaksi keuangan secara detail. Sementara untuk pembeli, Anda tidak perlu repot menyiapkan uang tunai pas ketika sedang berbelanja.

Jika Anda adalah seorang pelaku usaha, menggunakan mesin EDC BCA bisa menjadi solusi terbaik. Pasalnya, mesin EDC BCA bisa Anda sewa secara gratis bagi para merchant BCA baru.

Apabila Anda ingin mencoba untuk mengunakan mesin EDC ini, maka harus tahu bagaimana cara settlement EDC BCA beserta hal-hal lainnya. Oleh karena itu, Anda dapat menyimak informasi yang sudah disediakan terlebih dahulu berikut ini.

Apa Itu Settlement?

Settlement diambil dari kata bahasa Inggris yang memiliki arti “penyelesaian”. Istilah ini seringkali digunakan dalam bidang keuangan serta bisnis.

Secara istilah, settlement merupakan proses penyelesaian dari suatu transaksi keuangan dimana penjual sudah memberikan produk atau jasa pada konsumen, lalu konsumen sudah menyelesaikan kepada penjual itu sendiri.

Proses penyelesaian transaksi ini akan dibutuhkan sebagai tahap akhir, dimana penjual sudah mendapatkan pembayaran dan menjadi catatan keuangan bagi penjual.

Jadi, settlement ini bisa berarti data keuangan terkait berapa pendapatan yang didapat, tanggal transaksi, produk atau jasa apa yang berhasil terjual, hingga hasil dari proses penyelesaian tersebut.

Sehingga, proses settlement dalam bidang bisnis sangat penting Anda perhatikan supaya Anda dapat menghitung keuntungan atau laba harian, mingguan, maupun bulanan yang berhasil didapatkan dari penjualan.

Fungsi Settlement

Fungsi settlement merupakan penyelesaian dari transaksi keuangan yang dikirimkan oleh penjual ke pihak bank maupun platform dompet digital. Tujuannya adalah untuk menyatakan bahwa pihak penjual maupun pembeli telah melakukan tugasnya masing-masing.

Dalam hal ini, penjual sudah menyelesaikan pesanan, sementara pembeli telah menyelesaikan pembayarannya.

Proses settlement bank maupun settlement EDC juga berfungsi sebagai bagian dari pencatatan pendapatan yang diterima pada jurnal keuangan merchant atau penjual.

Namun, proses settlement transaksi tidak akan berlaku atau tidak bisa Anda lakukan jika kondisi transaksi, seperti:

  • Kondisi utang piutang
  • Penjual/merchant/perusahaan sudah menerima pembayaran tapi belum memberikan atau menyelesaikan pesanan produk atau jasa kepada konsumen
  • Penjual/merchant/perusahaan sudah menyelesaikan produk atau jasa kepada konsumen, tetapi konsumen belum melakukan pembayaran sepenuhnya.

Dengan kata lain, proses settlement hanya bisa dilakukan pada transaksi yang sudah selesai. Yang mana penjual sudah memberikan produk atau jasa dan pembeli telah melunasi pembayarannya.

Apabila salah satunya tidak melakukan hal tersebut, seperti barang pesanan belum selesai atau pembeli belum melunasi seluruh pembayaran, maka settlement tidak bisa dilakukan.

Contoh Settlement

Pada umumnya, proses settlement akan dilakukan pada transaksi yang menggunakan kartu debit maupun kartu kredit yang digesek pada mesin EDC (Electronic Data Capture).

Misalnya, Anda akan membayar suatu produk di swalayan atau merchant menggunakan kartu debit. Nantinya, nominal yang akan Anda bayarkan akan terdata dan disimpan pada bank tersebut.

Selanjutnya, Anda bisa mendapatkan struk dengan data produk yang dibeli serta nominal yang sudah terbayarkan.

Struk itu bisa Anda gunakan sebagai bukti untuk proses penyelesaian di akhir. Inilah kenapa kasir akan menduplikasi serta menyimpan semua struk pembayaran menggunakan mesin EDC.

Settlement transaksi dibutuhkan supaya bank bersangkutan bisa mengirim uang ke swalayan atau merchant tadi sesuai dengan nominal yang terdata dan menyatakan bahwa transaksi telah selesai dilakukan.

Tak hanya itu, proses settlement pun sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan transaksi menggunakan uang digital, e-payment, hingga dompet digital atau e-wallet.

Apabila proses penyelesaian ini tidak dilakukan atau dikirimkan oleh merchant melalui mesin EDC atau platform uang digital, maka transaksi keuangan pun akan dinyatakan belum selesai.

Apa Itu Mesin EDC?

EDC atau Electronik Data Capture merupakan sebuah alat penerima pembayaran yang bisa menghubungkan antar rekening bank. Mesin ini telah diterbitkan oleh perbankan dan bisa terkoneksikan dengan server perbankan.

Pada umumnya, mesin EDC memiliki bentuk seperti telepon genggam model lama dengan layar berbentuk kecil.

Umumnya, mesin EDC menyediakan komponen Graphical User Interface (GUI) untuk memasukkan data, komponan validasi untuk mengecek data, serta alat untuk pembuatan laporan supaya dapat mendukung analisis dari data yang telah dikumpulkan.

Mengenal Mesin EDC BCA

Hampir semua bank di Indonesia sudah memiliki mesin EDC yang dapat digunakan oleh para kasir, pengusaha atau siapapun yang membutuhkan.

Salah satu bank di Indonesia yang memiliki mesin EDC adalah BCA. Tentunya, BCA memiliki beberapa type mesin EDC, yaitu tipe ingenico, tipe move, serta tipe castles. Anda dapat memilih salah satu tipe mesin EDC dari BCA sesuai kebutuhan untuk proses transaksi dan settlement EDC BCA.

Berikut ini ada beberapa proses yang penting Anda simak saat akan menggunakan mesin EDC BCA. Sebelum itu, Anda harus tahu dulu apa saja syarat dokumen jika ingin menjadi merchant EDC BCA.

Syarat Dokumen EDC BCA

Syarat dokumen EDC BCA mesti Anda lakukan supaya pengajuan untuk menggunakan mesin EDC BCA ini bisa disetujui oleh pihak bank.

Melansir dari bca.co.id, ada beberapa syarat yang mesti Anda siapkan untuk mengajukan mesin EDC BCA, yaitu:

  • Formulir pengajuan merchant BCA
  • KTP elektronik bagi pendaftar perorangan WNI
  • Sementara untuk badan usaha, maka perlu melampirkan NPWP
  • Dokumen pendukung sesuai sarana transaksi yang akan dipilih
  • Surat Pernyataan dan Kuasa Rekening Settlement Merchant BCA (Apabila rekening settlemen bukan atas nama Merchant BCA)
  • Dokumen lainnya sesuai dengan persyaratan dokumen pembukaan rekening giro atau tabungan yang digunakan sebagai rekening settlement untuk nasabah badan usaha
  • Berita Acara Peninjauan usaha (BAPU) untuk merchant perorangan
  • Foto lokasi usaha
  • Surat pernyataan atau perjanjian kerja sama (PKS) / formulir / dokumen sejenisnya jika pengajuan memang memerlukan fasilitas tambahan, misalnya fasilitas ECR/Customized Merchant Report (CMR)/Cicilan 0%.

Cara Restart EDC BCA

Cara restart EDC BCA bisa Anda lakukan dengan mudah dan cepat. Anda hanya perlu menggunakan shorcut pada tombol Function supaya mesin EDC bisa direstart.

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk restart mesin EDC BCA, yaitu:

  • Tekan tombol berwarna kuning dan tombol titik secara bersamaan selama kurang lebih 1 detik saja
  • Tekan tombol F dan angka 3 (masukkan password angka 3636), lalu tekan enter atau tombol hijau.

Cara Mengoperasikan Mesin EDC BCA

Cara mengoperasikan mesin EDC BCA bisa Anda lakukan dengan beberapa cara berikut:

  • Jika Anda ingin mengaktifkan mesin EDC BCA, maka bisa klik tombol berwarna hijau
  • Apabila ingin memilih ‘No’, maka bisa tekan tombol hitam yang ada di sebelah kiri
  • Sementara untuk memilih ‘Yes’, Anda bisa tekan tombol hitam yang ada di sebelah kanan
  • Jika ingin mengonfirmasi pilihan, Anda bisa tekan tombol enter yang ada di tombol hijau di bagian pojok kanan bawah
  • Sementara tombol merah digunakan untuk membatalkan pilihan
  • Tombol kuning bisa Anda gunakan untuk mengoreksi nominal pilihan
  • Apabila ingin menggunakan shortcut, maka bisa gunakan tombol F, seperti F0 untuk test jaringan, F73 untuk cetak ulang struk

Cara Melakukan Tes Transaksi via EDC BCA

Jika ingin melakukan tes transaksi melalui EDC BCA, Anda dapat melakukan cara-cara berikut.

  • Anda bisa menekan tombol F atau pilih menu Function di menu EDC
  • Tekan angka 0, lalu pilih section yang akan dituju, seperti BCA (untuk audit report kartu kredit), Debit (untuk audit report kartu debit) dan QR (untuk audit report transaksi QR).
  • Tekan enter sesuai section yang dituju, lalu tunggu sampai struk tercetak ‘Test Transaction Success’.

Cara Menggunakan Kartu Chip Pada EDC BCA

Apabila Anda akan melayani pelanggan yang ingin bertransaksi dengan menggunakan kartu chip pada mesin EDC BCA, maka bisa lakukan cara berikut.

  • Masukkan kartu chip ke mesin EDC BCA yang Anda gunakan
  • EDC verifikasi nomor kartu, Anda bisa mencocokkan fisik kartu dengan layar EDC
  • Selanjutnya, masukkan nominal transaksi, tekan ‘YES’ dan EDC akan melakukan verifikasi nominal
  • EDC akan memberikan perintah masukkan PIN
  • Apabila transaksi berhasil, maka mesin EDC akan melakukan cetak struk
  • Anda bisa memberikan struk kepada pemilik kartu beserta kartu BCA yang dimilikinya, kemudian cetak satu struk lagi untuk disimpan oleh Anda selaku kasir atau pemilik dari mesin EDC BCA tersebut.

Cara Menggunakan Kartu Non Chip di EDC BCA

Apabila pelanggan Anda menggunakan kartu BCA non chip, maka cara menggunakan kartu tersebut ke mesin EDC BCA, yaitu:

  • Pertama, Anda bisa menggesek kartu dengan posisi magnetic slide mengarah ke dalam
  • Cocokkan nomor kartu, kemudian tekan enter
  • Masukkan nominal transaksi dan masukkan PIN, kemudian tekan ‘YES’.

Cara Menggunakan Flazz di EDC BCA

Mesin EDC BCA juga bisa Anda manfaatkan untuk menggunakan Flazz. Adapun cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk menggunakan Flazz pada mesin EDC BCA adalah sebagai berikut:

  • Pertama, Anda bisa mengecek saldo dengan cara meletakkan kartu Flazz pada reader BCA
  • Selanjutnya, top up kartu Flazz dengan EDC, lalu tekan tombol enter dan pilih ‘Flazz’
  • Pilih ‘top up’, kemudian Anda bisa tekan ‘enter’ lagi
  • Masukkan atau gesekkan kartu sumber dana ke mesin EDC BCA yang Anda gunakan
  • Kemudian, masukkan nominal top up yang diminta, lalu tekan tombol ‘YES’
  • Masukkan kartu Flazz, lalu cek kartu Flazz melalui reader BCA untuk mengetahui apakah saldo top up sudah masuk atau belum.

Langkah-langkah Sistem Pembayaran Kartu Debit via EDC BCA

Apabila seseorang ingin melakukan pembayaran transaksi melalui kartu debit BCA via mesin EDC BCA, maka bisa ikuti langkah-langkah berikut:

  • Jika menggunakan kartu magnetik, maka bisa menggesekkannya seperti biasa
  • Apabila menggunakan kartu chip berlogo Mastercard, Visa, maupun Debit GPN, Anda bisa memasukkannya dan pilih ‘NSICCS’
  • Jika nomor kartu telah muncul, Anda bisa pilih ‘YES’
  • Masukkan jumlah transaksi yang diminta dan jika muncul pilihan debit atau kredit, Anda bisa klik ‘Debit’
  • Selanjutnya, mintalah nasabah atau konsumen Anda untuk memasukkan PIN
  • Tekan tombol ‘OK’ atau tombol berwarna hijau dan transaksi pun telah selesai dilakukan.

Jangan lupa untuk memberikan struk sebagai bukti transaksi telah dilakukan.

Langkah-langkah Sistem Pembayaran Sakuku via EDC BCA

Apabila Anda ingin melakukan pembayaran Sakuku via mesin EDC BCA, maka bisa ikuti langkah-langkah berikut:

  • Langkah pertama, Anda bisa menekan tombol berwarna hijau yang ada pada mesin EDC BCA, lalu pilih ‘Sakuku’
  • Pilih menu ‘Payment’, lalu masukkan nominal pembayaran yang akan dilakukan
  • Jika sudah, Anda bisa menekan tombol hijau dan mesin EDC BCA pun akan melakukan pencetakan struk QR
  • Selanjutnya, Anda dapat meminta pelanggan untuk melakukan scan struk QR pada aplikasi Sakuku di ponselnya masing-masing.

Ketika pelanggan melakukan scan struk QR tersebut, maka akan terlihat transaksi atau pembayaran yang dilakukan sudah berhasil diselesaikan.

Cara Menerima Pembayaran QRIS di EDC BCA

Mesin EDC BCA ternyata bisa Anda gunakan juga menerima pembayaran dari QRIS. Untuk menerima pembayaran QRIS di EDC BCA, Anda bisa ikuti cara-cara berikut:

  • Pada mesin EDC BCA, Anda bisa menekan tombol enter, kemudian pilih QR dan tekan ‘Payment’
  • Masukkan nominal pembayaran yang akan dilakukan, jika sudah benar, Anda bisa tekan ‘enter’
  • Tak perlu menunggu lama, mesin EDC BCA akan langsung mencetak struk QR sesuai transaksi pembayaran yang dilakukan
  • Setelah itu, Anda bisa meminta customer unruk melakukan scan QR di seluruh aplikasi pembayaran yang mereka miliki
  • Jika sudah, Anda bisa tekan ‘enter’ dan proses menerima pembayaran QRIS di EDC BCA pun sudah selesai Anda lakukan.

Cara Pembayaran Contactless via EDC BCA

Bagi Anda yang ingin melakukan pembayaran contactless via EDC BCA, maka bisa ikuti cara-caranya berikut ini.

  • Anda harus memastikan dulu bahwa kartu yang akan digunakan sudah memiliki tanda khusus
  • Kalau belum terdapat logo, Anda dapat melakukan transaksi dengan memasukkan atau menggosokkan kartu ke mesin EDC BCA
  • Selanjutnya, tekan tombol hijau atau enter, kemudian pilih menu ‘Contactless’
  • Klik menu ‘Sale’ dan masukkan nominal yang akan dilakukan, kalau sudah langsung saja klik enter
  • Kalau sudah terdengar bunyi ‘Beep’, Anda dapat meminta pelanggan untuk melakukan tap kartu ke mesin EDC
  • Apabila pelanggan melakukan transaksi diatas 1 juta rupiah, maka wajib untuk menggunakan PIN maupun tanda tangan.

Cara Settlement EDC BCA

Cara settlement EDC BCA bisa Anda lakukan melalui cara berikut:

  • Tekan tombol hijau yang ada pada mesin EDC
  • Pilih menu ‘Settlement’
  • Masukkan kata sandi atau password 3636
  • Jika prosesnya berhasil, struk atau faktur akan keluar
  • Mesin EDC bisa Anda gunakan untuk transaksi lagi setelah proses penyelesaian transaksi berhasil.

Cara Cetak Ulang Settlement EDC BCA

Jika sudah melewati batas waktu, Anda bisa melakukan cetak ulang (reprint) settlement EDC BCA, yaitu dengan cara berikut:

  • Pada mesin EDC, Anda dapat menekan navigasi bawah
  • Klik ‘Function’ dan pada bagian ‘Tampil Number’ Anda bisa masukkan angka ‘73’.
  • Secara otomatis, mesin EDC pun akan langsung mencetak
  • Apabila Anda ingin print transaksi yang sudah terlewat, maka bisa klik tombol menu berwarna hijau
  • Selanjutnya, Anda bisa klik ‘Batch’ dan klik ‘OK’
  • Kemudian, pilih ‘Review’ dan klik ‘OK’
  • Anda dapat melanjutkan dengan memilih opsi ‘Invoice’ dan tekan ‘F3’ untuk melakukan cetak ulang settlement.

Cara Duplicate by Trace Number di Mesin EDC BCA

Cara duplicate by trace number di mesin EDC BCA bisa Anda lakukan dengan mudah dan cepat, yaitu:

  • Pada mesin EDC BCA, Anda bisa menekan tombol F atau pilih Function yang ada di menu EDC
  • Selanjutnya, tekan angka 76 dan masukkan ‘trace number’
  • Mesin EDC BCA akan melakukan verifikasi nominal, kalau sudah benar, Anda bisa klik ‘YES’ dan selesai.

Cara-cara pengoperasian mesin EDC BCA mulai dari proses transaksi hingga settlement EDC BCA di atas bisa Anda lakukan dengan mudah. Bahkan, waktu yang dibutuhkan pun tidak banyak, sebab proses ini hanya akan memakan waktu sekitar beberapa menit saja.

Batas Waktu Settlement EDC BCA

Perlu Anda ketahui bahwa proses settlement EDC BCA memiliki batas waktu yang telah ditentukan, yaitu:

  • Proses settlement wajib dilakukan minimal 1x dalam 1 hari untuk semua jenis transaksi. Kecuali jika tidak terjadi transaksi, maka Anda tidak perlu melakukan settlement. Apabila ada keterlambatan settlement, maka pihak BCA memiliki hak untuk membebankan kerugian kepada pihak merchant.
  • Untuk transaksi menggunakan uang elektronik, maka wajib settlement maksimal 7 hari setelah terjadinya transaksi.
  • Transaksi dengan kartu kredit wajib settlement maksimal 7 hari setelah terjadinya proses transaksi. Jika melebihi batas waktu, maka tidak bisa menerima pembayaran dari BCA lagi.
  • Merchant wajib membuat laporan data pembayaran serta tagihan. Apabila terjadi perbedaan data, maka wajib melaporkan secara tertulis paling lambat 14 hari setelah transaksi dilakukan. Tetapi, jika sudah melewati batas waktu, maka hak klaim settlement tidak akan ditanggapi.
  • Pembayaran settlement EDC BCA akan dilakukan pada hari berikutnya.
  • Merchant memiliki tanggung jawab dari klaim pemegang kartu maupun uang elektronik, jika terjadi gagal transaksi maupun tidak melakukan settlement.
  • Pihak BCA memiliki hak untuk menunda atau menolak pembayaran jika terdapat konfirmasi dari pihak bank.

Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Saat Settlement EDC BCA

Selain batas waktu settlement EDC BCA, ada beberapa hal lain yang mesti Anda perhatikan juga, yaitu:

  • Bukti transaksi wajib disimpan sekurang-kurangnya selama 9 bulan
  • Batas waktu settlement EDC BCA paling lambat adalah pukul 22.00 WIB
  • Ada baiknya Anda melakukan audit report sebelum mulai melakukan settlement
  • Apabila terdapat tanda merah pada struk, maka hal ini menandakan kalau kertas struk sudah mulai habis. Sehingga, Anda harus mengisinya kembali supaya tetap bisa digunakan dengan baik
  • Merch# yang diawali dengan 885 menandakan transaksi menggunakan kartu debit.

FAQ - Cara Settlement EDC BCA

Berapa kode settlement BCA?

Kode settlement BCA adalah 3636.

Berapa lama settlement BCA masuk ke rekening?

Dana akan masuk ke rekening BCA paling cepat 2 hari kerja dan paling lama 5 hari kerja setelah proses settlement berhasil dilakukan.

Mesin EDC BCA bisa menerima kartu apa saja?

Mesin EDC BCA menerima pembayaran dari BCA Card, Visa, Mastercard, JCB, UnionPlay, Amex, Debit BCA, Debit GPN, Flazz, serta QR Code.

Itulah informasi mengenai cara settlement EDC BCA yang bisa Anda ketahui secara lengkap beserta panduan lainnya. Informasi di atas harus Anda pahami dengan baik supaya membantu saat proses penggunaan mesin EDC BCA sendiri. Jadi, Anda tidak akan mengalami kesalahan atau masalah apapun saat menggunakannya. Apabila terdapat kendala saat menggunakan mesin EDC BCA, Anda bisa hubungi Merchant Hotline BCA 1500788.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url