Cara Melihat QR Code BCA Sendiri, Ternyata Gampang!

Cara Melihat QR Code BCA Sendiri - Saat ini, penggunaan QR code cukup memudahkan banyak orang untuk berbagai fasilitas umum. Baik itu dalam kegiatan jual beli maupun proses pendataan.

Bank BCA kini sudah memiliki fitur QR code yang dikenal dengan nama BCA QRku. Tentunya, fitur ini semakin memudahkan nasabah saat melakukan transaksi jual beli di berbagai tempat yang mendukung penggunaan QR code tersebut.

Adanya QRku membuat nasabah BCA tidak perlu mengingat nomor rekening masing-masing. Anda hanya perlu scan QR code tersebut, lalu proses transaksi transfer selesai dilakukan dalam hitungan detik.

Lantas, bagaimana cara melihat QR code BCA sendiri? Anda bisa simak infomasi lengkapnya di bawah ini.

Mengenal BCA dan Faktanya Secara Singkat

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) merupakan salah satu bank swasta terbesar dan nomor satu di Indonesia. Bank ini berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV, dimana pernah menjadi bagian penting dari Salin Group.

Saat ini, BCA telah dimiliki oleh salah satu grup perusahaan rokok terbesar di dunia, yaitu Djarum.

BCA Didirikan Oleh Sudono Salim

Pada tahun 1955, NV Perseroan Dagang dan Industrie Semarang Knitting Factory berdiri sebagai cikal bakal Bank Central Asia (BCA). Bank ini didirikan oleh Sudono Salim, pada tanggal 21 Februari 1957 yang berkantor pusat di Jakarta.

Pada tanggal 1 Mei 1957, seorang pengusaha bernama Mochtar Riady bergabung dengan BCA. Dirinya mulai memperbaiki sistem kerja bank dan merapikan arsip-arsip bank yang saat itu ruangannya telah menjadi sarang laba-laba.

Pada Tahun 1977, BCA Merger dengan Dua Bank

Selanjutnya, BCA mulai melakukan merger dengan dua bank lain, tepatnya pada tahun 1977. Salah satunya adalah merger dengan bank Gemari yang merupakan milik dari Yayasan Kesejahteraan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Saat itu, Bank Gemari menjadi bagian dari kantor cabang BCA, sehingga membuatnya menjadi bank devisa.

Bekerjasama dengan MasterCard untuk Keluarkan Kartu Kredit

Pada awal tahun 1980-an, BCA melakukan pengajuan permohonan kepada bank Indonesia agar diperbolehkan untuk mengeluarkan serta mengedarkan kartu kredit atas nama BCA yang berlaku secara internasional. Sehingga, BCA pun mulai bekerjasama dengan MasterCard.

Selain itu, BCA juga memperluas jaringan kantor cabang secara agresif sejalan dengan deregulasi sektor perbankan yang ada di Indonesia.

BCA mulai mengembangkan berbagai produk, layanan serta pengembangan teknologi informasi. Tentunya dengan penerapan sistem secara online untuk jaringan kantor cabang, serta meluncurkan Tabungan Hari Depan (Tahapan) BCA.

BCA Mulai Kembangkan ATM Pada Tahun 1991

Pada tahun 90-an, BCA telah mengembangkan alternatif jaringan layanan melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri atau Automated Teller Machine).

Lalu, pada tahun 1991, BCA mulai menempatkan 50 unit ATM ke berbagai tempat yang ada di Jakarta. Pengembangan jaringan serta fitur ATM BCA dilakukan secara intensif.

BCA juga bekerjasama dengan beragam institusi terkemuka, seperti PT Telkom untuk pembayaran tagihan telepon melalui ATM BCA. Selain itu, BCA telah bekerjasama dengan Citibank supaya nasabah pemegang kartu kredit Citibank bisa melakukan pembayaran tagihan melalui ATM BCA.

Selanjutnya, pada tahun 2002, FarIndo Investmen (Mauritius) Limited telah mengambil alih sekitar 51% total saham BCA melalui proses tender strategic private placement.

Tahun 2004, BPPN melakukan divestasi atas 1,4% saham BCA kepada investor domestik melalui penawaran terbatas.

Kemudian, pada tahun 2005, Pemerintah Republik Indonesia melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) melakukan divestasi seluruh sisa kepemilikan saham BCA, yaitu senilai 5,02%.

Memiliki Beragam Produk dan Layanan Perbankan Elektronik

Saat periode tahun 2000-an, BCA mulai memperkuat serta mengembangkan produk dan layanan yang mereka miliki. Terutama pada perbankan elektronik dengan memperkenalkan beragam produk dan layanan terbaru, yaitu Debit BCA, Tunia BCA, Internet Banking, KlikBCA, Mobile Banking m-BCA, EDCBIZZ, dan masih banyak lagi.

Selain itu, BCA juga mendirikan fasilitas Disaster Recovery Center yang ada di Singapura. BCA mulai meningkatkan kompetensi pada bidang penyaluran kredit. Termasuk melalui ekspansi pada bidang pembiayaan mobil melalui anak perusahaannya, yaitu BCA Finance.

Pada tahun 2007, BCA berhasil menjadi pelopor dalam menawarkan beragam produk kredit kepemilikan rumah melalui suku bunga tetap.

BCA pun meluncurkan beragam kartu prabayar, Flazz Card, bahkan menawarkan layanan Weekend Banking, supaya terus membangun keunggulan di bidang transaksi perbankan.

Secara proaktif, BCA mengelola penyaluran kredit serta posisi likuiditas di tengah gejolaknya krisis global. Bahkan, sekaligus tetap memperkuat kompetensi utama sebagai bank untuk berbagai jenis transaksi.

Pada tahun 2008-2009, BCA sudah menyelesaikan pembangunan morroring IT system untuk memperkuat kelangsungan usaha serta meminimalisasi risiko operasional.

Selain itu, BCA juga membuka layanan Solitaire bagi nasabah high net-worth individual. Dan yang terbaru, BCA sudah memiliki layanan QR code yang dapat digunakan oleh seluruh nasabah untuk berbagai jenis transaksi.

Apa Itu QR Code?

QR code atau kode respon cepat merupakan barcode dua dimensi yang bisa memberikan berbagai jenis informasi secara langsung. Untuk bisa membukanya, Anda membutuhkan scan atau pemindaian menggunakan kamera smartphone.

Umumnya, QR code dapat menyimpan hingga 2089 digit maupun 4289 karakter, termasuk tanda baca maupun tanda spesial lainnya.

Hal ini membuat QR code dapat menampilkan teks kepada para pengguna, membuka URL, menyimpan kontak ke telepon dan masih banyak lagi.

Ciri dari QR code ini adalah terdiri dari titik-titik hitam serta spasi putih yang disusun dalam bentuk kotak. Selain itu, setiap elemen yang dimilikinya memiliki makna tersendiri.

Saat ini, sudah banyak lembaga perbankan yang menerapkan sistem QR code pada layanan aplikasi mobile mereka, salah satunya adalah BCA. Bank ini telah memiliki layanan QR code bernama BCA QRku yang dapat Anda gunakan untuk berbagai transaksi di merchant maupun toko tertentu.

Tentunya, melalui QR code, Anda bisa membayar atau melakukan transaksi dengan cepat dan mudah. Bahkan, tidak perlu menunggu lama, hanya dalam hitungan detik, transaksi Anda sudah berhasil dilakukan.

Untuk mengetahui informasi mengenai BCA QRku, Anda bisa simak ulasannya di bawah ini.

Apa Itu BCA QRku?

Sebelum mengetahui cara melihat QR Code BCA sendiri, Anda dapat mengetahui arti dari BCA QRku terlebih dulu.

BCA QRku merupakan salah satu fitur yang dimiliki oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan dikembangkan sebagai sistem pembayaran untuk seluruh jenis transaksi keuangan secara mudah dan praktis.

Fitur ini dapat Anda temukan dalam BCA Mobile sebagai salah satu solusi transfer dana tanpa perlu menghapal deretan angka nomor rekening.

Sebenarnya, fitur ini tak hanya tersedia pada BCA Mobile saja. Melainkan, ada juga di Sakuku, yakni aplikasi digital yang telah dikembangkan oleh lembaga perbankan swasta terbesar di Indonesia ini.

Adapun keunggulan yang dimiliki oleh QRku BCA adalah Anda bisa melakukan transfer mulai dari Rp1,-. Selain itu, limit yang dimiliki tidak dibatasi untuk transaksi atau tergantung kepada jumlah saldo dalam kartu Anda. Bahkan, fitur QR code ini bisa membuat Anda melakukan transaksi secara gratis, tanpa perlu mengeluarkan biaya administrasi.

Nah, bagi Anda yang penasaran bagaimana cara melihat QR code BCA, maka bisa ketahui informasinya melalui ulasan berikut.

Cara Melihat QR Code BCA Sendiri

Hingga saat ini, cara melihat QR code BCA sendiri hanya bisa Anda lakukan melalui BCA Mobile saja. Dengan kata lain, QR code BCA belum dapat Anda lihat pada layanan maupun aplikasi elektronik lainnya.

Melansir dari situs resmi BCA, cara melihat QRIS BCA atau QRku bisa Anda lakukan melalui cara-cara berikut ini.

1. Silakan Buka Aplikasi BCA Mobile

Cara melihat QR code BCA sendiri yang bisa Anda lakukan adalah membuka aplikasi BCA Mobile terlebih dahulu. Jika Anda belum memiliki aplikasi ini, maka bisa download di Playstore maupun App Store terlebih dahulu.

Setelah berhasil terinstal, Anda bisa mengaktifkan akun BCA Mobile dengan mengikuti langkah-langkah yang diinstrusikan.

Apabila sudah berhasil membuat akun BCA Mobile, Anda bisa mengulang untuk masuk ke aplikasi BCA Mobile, lalu masukkan kode akses dan PIN BCA milik Anda.

2. Klik Logo QRIS

Jika sudah berada di laman utama, Anda bisa melihat tombol atau logo QRIS yang terletak pada bagian tengah bawah. Klik bagian tersebut, lalu ‘Show QR’.

3. Simpan di Galeri Foto Smartphone

Setelah itu, Anda akan melihat QR code yang terdapat dalam rekening BCA Anda. Tidak perlu menunggu lama, Anda cukup klik ‘Save’ supaya kode QR milik Anda dapat tersimpan dalam galeri smartphone.

4. Share QR Code

Jika sudah tersimpan, Anda juga bisa memilih opsi ‘share’ apabila ingin membagikan kode QR kepada keluarga atau teman-teman yang memintanya. Namun, jangan sampai Anda memberikan QR code sendiri ke orang yang tidak dikenal atau tidak jelas, ya. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap masalah yang bisa terjadi tanpa terduga.

Cara Daftar QRIS BCA untuk Pemula

Jika Anda belum memiliki atau ingin mendaftar QRIS BCA, maka bisa ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Silakan kunjungi situs web resmi QRIS BCA, yaitu https://www.bca.co.id/en/Individu/layanan/e-banking/QRIS melalui laptop ataupun ponsel.
  • Jika sudah berada di dalam website, Anda bisa menggulir ke bawah sampai menemukan menu ‘Dapatkan Produk’.
  • Dikarenakan Anda ingin mendaftar QRIS BCA ini, maka bisa langsung klik ‘Daftar Sekarang’.
  • Kemudian, Anda akan diminta untuk mengisi data yang dibutuhkan dalam formulir ‘Permohonan QRIS Statis’.
  • Apabila data sudah terisi seluruhnya dengan benar dan tepat, selanjutnya Anda bisa langsung klik ‘Daftar’.
  • Ikuti petunjuk yang disarankan dengan baik pada langkah-langkah berikutnya.
  • Jika semua tahapan pendaftaran QRIS BCA ini sudah Anda lakukan, tunggu sampai pihak BCA mulai menghubungi Anda.

Biasanya, proses pendaftaran QRIS BCA akan memakan waktu maksimal lima hari kerja. Jadi, bersabarlah untuk menunggu sampai ada panggilan dari pihak BCA yang mengabarkan terkait pendaftaran tersebut.

Jika Anda sudah dihubungi oleh pihak BCA, maka pendaftaran QRIS BCA pun sudah berhasil Anda lakukan dengan baik. Sehingga, Anda sudah mendapatkan QRIS-nya dan bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan.

Cara Transfer Menggunakan QR Code BCA

Perlu Anda ketahui bahwa QRIS memiliki ciri-ciri khusus, yaitu logo QRIS berada di kiri atas, logi GPN di kanan atas, nama outlet atau merchant di atas QRIS, terminal ID dan QR code, serta memiliki warna dasar putih dengan aksen merah pada bagian sisi kiri dan kanan bawah QR-nya.

Apabila Anda akan melakukan pembayaran atau transfer menggunakan QR Code BCA, maka bisa ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Siapkan kode QR BCA tujuan pada galeri smartphone Anda
  • Selanjutnya, buka aplikasi BCA mobile, lalu login menggunakan kode akses.
  • Klik menu QRku, kemudian klik ikon image pada bagian kiri aplikasi.
  • Cari kode QR BCA tujuan di galeri yang sebelumnya sudah tersimpan.
  • Masukkan jumlah nominal transfer, jika sudah klik ‘OK’.
  • Masukkan PIN M-BCA untuk melanjutkan dan klik ‘OK’.

Proses transfer menggunakan QRKU atau QR code BCA pun sudah selesai Anda lakukan dengan baik.

Cara Melakukan Pembayaran dengan QR Code BCA

Apabila Anda akan melakukan pembayaran di outlet, merchant atau taksi menggunakan QR code BCA, maka bisa ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Anda bisa membuka fitur QRIS pada aplikasi BCA Mobile terlebih dahulu.
  • Pada tampilan utama, Anda bisa klik menu QRIS yang terletak di tengah bawah.
  • Scan kode QRIS yang sudah disediakan oleh kasir outlet, taksi dan lainnya.
  • Cek terlebih dahulu nama penerimanya, jika sudah benar, Anda bisa lanjut memasukkan nilai transaksinya.
  • Kemudian, masukkan PIN M-BCA dan transaksi pun berhasil dilakukan.

Manfaat QR Code BCA untuk Anda

Ada beberapa manfaat QR code BCA yang bisa Anda ketahui, yaitu:

1. Transaksi Menggunakan QR Code BCA Lebih Nyaman

QR code BCA akan membuat transaksi Anda menjadi semakin nyaman. Pasalnya, Anda tidak perlu bersentuhan maupun mengingat nomor rekening Anda maupun penerima. Tinggal scan saja, dan transaksi pun dapat dilakukan dengan lancar.

2. Tidak Perlu Top-up Saldo

QR code BCA tidak meminta Anda untuk top-up saldo atau sejenisnya. Sebab, dana yang akan ditransfer melalui QRIS BCA merupakan dana yang terdapat dalam rekening.

Sehingga, pastikan bahwa rekening yang Anda miliki mempunyai cukup saldo yang akan digunakan untuk transaksi. Hal ini bisa Anda cek terlebih dahulu jumlah dana yang tersisa pada rekening.

Kalau mencukupi, maka proses transfer menggunakan QR code BCA pun dapat dilakukan. Tentunya, Anda bisa melakukan hal ini di berbagai merchant, taksi dan lainnya yang menyediakan layanan QRIS.

3. Tidak Perlu Mengingat Nomor Rekening

QR code BCA merupakan suatu layanan yang bisa Anda gunakan untuk bertransaksi dengan mudah dan cepat. Dalam hal ini, Anda cukup melakukan scan QR code dan proses transaksi pun berhasil dilakukan.

Dengan kata lain, Anda tidak perlu mengingat nomor rekening yang dimiliki maupun nomor rekening penerima. Selain itu, proses QR code tidak akan terkendala oleh hal apapun alias pasti berhasil.

Sebab, dalam QR code BCA, Anda tidak akan melakukan kesalahan, seperti salah memasukkan nomor rekening dan lainnya.

Jadi, pilihan bertransaksi menggunakan QR code BCA pada layanan QRIS menjadi semakin banyak diminati. Terutama pada beragam merchant yang sudah menyediakan layanan tersebut.

4. Bisa Scan ke Semua QR Berlogo QRIS

QR BCA dapat Anda gunakan untuk scan ke semua QR yang memiliki logo QRIS. Baik itu di merchant saat Anda akan memiliki baju, makanan, maupun food court lainnya.

Selain itu, kendaraan seperti taksi sudah mulai menyediakan QRIS, sehingga Anda bisa menggunakannya dengan QR code dari BCA. Sehingga, pembayarannya pun tidak memakan waktu lama alias dapat dilakukan secara praktis saja.

5. Praktis dan Mudah Digunakan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelum-sebelumnya, QR code BCA dapat Anda gunakan secara mudah dan praktis. Proses ini tidak akan memakan waktu selama bermenit-menit. Anda hanya membutuhkan waktu selama beberapa detik saja.

Oleh sebab itu, kehadiran QR code BCA dapat membantu proses transaksi di berbagai merchant maupun tempat lainnya.

6. Tidak Ada Biaya Tambahan

Ketika Anda melakukan transaksi dengan QR code BCA, Anda tidak perlu membayar sejumlah biaya tambahan lainnya. Pasalnya, QRIS BCA tidak memungut biaya transaksi sepeserpun.

Saldo Anda dalam rekening akan berkurang tergantung jumlah transaksi yang Anda lakukan. Hal ini menjadi salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan dari QR code BCA tersebut.

Oleh sebab itu, banyak para konsumen lebih senang menggunakan QRIS, apabila diminta untuk pembayaran secara online. Tak hanya perlu menunggu lama, Anda dapat melakukan transaksi dengan cepat tanpa perlu menunggu waktu lama.

Menarik sekali, bukan?

7. Memiliki Standar Nasional

Perlu Anda ketahui bahwa saat proses penyusunan QRIS, Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sudah mulai mengadopsi standar internasional EMV co.

Standar ini mulai diadopsi untuk mewujudkan interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas. Sehingga, interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen serta antar negara akan lebih mudah.

EMV co sendiri merupakan suatu lembaga yang menyusun standar internasional QR code untuk sistem pembayaran.

Tak hanya Indonesia, ada banyak negara yang sudah mulai mengunakan EMV co, mulai dari Thailand, India, Malaysia, Singapore, hingga Korea Selatan. Standar yang dimiliki oleh EMV co juga sifatnya open source, artinya dapat digunakan dan dibaca di negara mana saja.

Dengan kata lain, QR code BCA pun bisa Anda gunakan saat di dalam maupun luar negeri. Jadi, semakin praktis dan memudahkan setiap transaksi, bukan?

Cara Melihat QR Code BCA Sendiri - Tanya Jawab

Apa Itu Fasilitas QRIS BCA?

QRIS merupakan suatu metode transaksi yang bisa Anda lakukan dengan menggunakan kode QR berstandar Indonesia yang telah dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Anda hanya perlu scan bercode, lalu melakukan pembayaran dengan BCA mobile di semua toko maupun outlet yang sudah berlogo QRIS. Sehingga, proses transaksi pun menjadi lebih simpel dan mudah untuk Anda lakukan.

Berapa Lama Estimasi Uang Masuk dari Transaksi QRIS BCA?

Estimasi uang masuk dari transaksi QRIS BCA adalah selama 1x24 jam. Pastikan bukti transaksi sudah masuk ke bagian inbox QRIS pada aplikasi m-banking BCA. Tak hanya itu, Anda juga bisa menghubungi BCA untuk memastikan bahwa transaksi sudah berhasil dilakukan.

Dimana Letak QR Code BCA?

QR code BCA terletak di bagian tengah bawah yang bertuliskan logo QRIS pada aplikasi BCA mobile.

Berapa Minimal Transaksi QRIS BCA?

Minimal transaksi untuk pembayaran QRIS BCA adalah mulai dari Rp1 - Rp1000 saja.

Berapa Limit Maksimal QRIS?

Saat ini, Bank Indonesia (BI) sudah menaikkan batas maksimal transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari awalnya Rp10 juta menjadi Rp20 juta per transaksi.

QRIS untuk Bank Apa Saja?

QRIS bisa digunakan untuk semua bank yang ada di Indonesia serta layanan dompet digital (e-wallet).

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url