Tips Membuat Resume Desain Grafis Menarik dan Profesional

  

Memiliki pekerjaan dengan passion yang disukai adalah keinginan setiap orang. Bahkan tidak jarang, untuk mencapai mimpi tersebut akan banyak usaha yang keras dalam membuat CV menarik. Berikut ini tips membuat resume desain grafis menarik dengan CV menarik untuk perusahaan.

Pekerjaan Desain Grafis

Bagi seseorang yang menyukai gambar dan memiliki kreatifitas tinggi, desain grafis adalah salah satu tempat terbaik untuk digeluti. Pekerjaan desain grafis saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan, terutama di bagian digital dan sosial media. Tetapi masih banyak yang belum memahami apa saja pekerjaan untuk desain grafis dan cara membuat lamaran untuk fresh graduate. Berikut ini penjelasannya.

Desain grafis merupakan salah satu pekerjaan yang melakukan ilustrasi, maupun grafis motion untuk berbagai media cetak atau elektronik. Sehingga tampilannya akan lebih menarik bagi target pembaca yang melihat. Sehingga informasi yang diberikan perusahaan bisa tersampaikan dengan baik kepada target.

Peluang pekerjaannya pun cukup luas dan tidak terbatas, mulai dari penerbitan, startup, bisnis online, dan lainnya membutuhkan desain menarik untuk meningkatkan brand awareness terhadap iklan maupun perusahaan.

Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki bagi fresh graduate untuk bekerja di desain grafis dalam meningkatkan CV agar dilirik perusahaan. Kriteria yang dibutuhkan seperti penguasaan Adobe Photoshop, Illustrator, maupun software edit lainnya. Selain itu, harus memiliki kepekaan dan kreativitas dalam membuat ilustrasi unik dan mudah dipahami oleh banyak orang.

Sebab seorang desainer akan bertanggung jawab dalam penyampaian pesan dari perusahaan maupun klien terhadap target pembaca tertentu dengan mudah dan tepat. Sehingga dalam mendapatkan pekerjaan terbaik, ada beberapa tips dalam membuat resume desain grafis menarik bagi fresh graduate desain grafis.

Tips Membuat Resume Desain Grafis

Dalam membuat resume desain grafis menarik ada beberapa hal yang harus diperhatikan setiap orang. Pentingnya memahami resume desain grafis sebelum memberikannya kepada perusahaan adalah sebagai daya tarik lebih yang akan diberikan pelamar. Sehingga CV akan dibaca HRD dengan mudah.

Keahlian yang sudah diasah sejak dibangku sekolah maupun universitas akan membuat resume desain grafis menarik. Bahkan dapat meningkatkan rasa perhatian bagi perusahaan untuk menerima. Sayangnya dalam penempatan data diri terutama bagi desain grafis tentunya berbeda dengan lainnya. Berikut ini tips membuat resume desain grafis yang menarik:

1. Buat resume seakan bagian dalam diri

Setiap orang memiliki sisi berbeda yang membuatnya unik dengan lainnya. Bahkan dalam membuat resume desain grafis, perbedaan tersebut harus ditonjolkan agar mendapatkan nilai lebih yang berbeda dengan pelamar lainnya.

Sebab kreatifitas yang dimiliki pasti berbeda dengan orang lain, termasuk dalam pembuatan resume. Sehingga cobalah pahami resume tersebut adalah bagian dalam diri yang memperlihatkan penampilan dan sifat yang dimiliki.

Sehingga perbedaan dalam CV akan lebih menonjol dibandingkan dengan lainnya. Perbedaan tersebut bisa dilihat dari peletakan layout, pemilihan font, warna, dan foto yang dipilih dan menunjukkan seni.

2. Keunikan resume dengan warna yang berbeda

Desain grafis memiliki tonjolan pada kreatifitas yang tidak terbatas. Sehingga buatlah warna yang menarik tetapi tidak mencolok dan tetap nyaman saat dilihat. Warna pada tulisan bisa dipilih sekitar 2 – 3 pilihan dan lebih tetapi tidak terlalu banyak.

Pemilihan warna yang secukupnya bisa memperlihatkan sisi konsisten dan pendirian kuat. Sayangnya kreatifitas dengan beberapa warna memiliki kesulitan sendiri. Perlu adanya perbandingan agar tetap terlihat profesional tanpa meninggalkan sisi kreatif dan energik.

Bukan hanya pemilihan warna saja, tetapi font yang akan digunakan juga memiliki kriteria tertentu dalam pembuatan resume. Pemilihan font harus mudah dibaca, rapi, dengan size yang seimbang. Sehingga jangan sampai warna font terlalu berbeda dengan background resume.

3. Layout profesional tetapi kreatif

Bukan hanya pemilihan warna dan font yang paling penting dalam membuat resume desain grafis menarik. Ternyata pemilihan layout juga berpengaruh terhadap kualitas akhir CV apakah terlihat profesional atau berantakan.

Sehingga buatlah layout seperti kotak untuk memberikan batasan mengenai peletakan foto, nama, alamat, sampai pendidikan. Hal itu bisa membuat CV lebih konsisten dan mudah dibaca karena berurutan.

4. Berikan portofolio dengan hasil karya terbaik

Desain grafis yang menarik tidak hanya dilihat dari CV yang diberikan. Tetapi perlu adanya portofolio sebagai dokumen pendukung untuk diberikan, terutama bagi fresh graduate. Portofolio yang diberikan bisa berupa foto projok yang dimasukkan di website maupun hasil jadi dari projek yang pernah dibuat.

5. Masukkan data diri lengkap

Setelah menentukan layout, langkah selanjutnya adalah memberikan data diri lengkap untuk dimasukkan ke resume. Perhatikan dalam pemberian data diri dalam membuat resume menarik, sebab tidak semua data harus dimasukkan. 

Berikan data seperti nama lengkap, kontak yang dapat dihubungi berupa nomor telepon atau email, alamat, nama Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai Universitas, pendidikan non formal, keahlian, prestasi dan organisasi.

Selain itu berikan juga portofolio yang sudah dimiliki agar perusahaan dapat melihat hasil karya yang pernah dibuat sebagai nilai lebih.

Dalam membuat resume desain grafis menarik perlu adanya beberapa bagian yang diperhatikan agar dilirik oleh HRD dengan cepat. Sehingga resume desain grafis bisa diterima dan dipertimbangkan oleh perusahaan dengan cepat.

Referensi:

  • https://glints.com/id/lowongan/contoh-cv-desain-grafis/#.YePMs_5BzIU
  • https://campus.quipper.com/careers/graphic-designer
  • https://lifepal.co.id/media/desainer-grafis/
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url